• December 1, 2020 2:46 am

SMP Negeri 3 Depok Sleman

Semarak Berprestasi

KELIRUMOLOGI LOCK DOWN YANG BIKIN NGAKAK

ByDarto Darto

Apr 7, 2020

oleh : Darto, S.Pd
Kepala SMP Negeri 3 Depok, Sleman

Lockdown menjadi populer akibat wabah virus korona atau Covid-19. Kata ini mulai muncul di China, negara tempat asal virus mematikan tersebut.

Lockdown merupakan istilah yang digunakan oleh suatu negara untuk mengunci wilayahnya yang mengalami wabah virus, termasuk korona, sehingga pergerakan keluar dan masuk warga dibatasi atau bahkan dilarang.

Masyarakat di Indonesia lebih mengenalnya dengan isolasi atau karantina meskipun ada perbedaan makna di antara ketiganya.

Lockdown bisa dipadankan dengan ‘kuncian’, sedangkan isolasi secara istilah berarti memencilkan manusia dari manusia lain atau pengasingan demi mencegah penyebaran penyakit lebih luas lagi.

Lebih rinci, standar diberlakukannya lockdown pada setiap negara berbeda-beda. Hal ini sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan pemerintahan masing-masing.

Italia bahkan mengisolasi seluruh wilayahnya sejak akhir pekan lalu setelah adanya lonjakan orang yang terinfeksi maupun korban meninggal. Tak hanya itu, kebijakan lockdown diiringi dengan larangan bagi warga untuk keluar rumah, seperti diberlakukan sebelumnya di banyak kota di China.

Namun Filipina, negara yang baru menginfirmasi 47 kasus virus korona, dua di antaranya meninggal, sudah memutuskan mengunci ibu kota Manila terhitung mulai 15 Maret 2020. Pemerintah Filipina menerapkan kehatia-hatian tinggi soal wabah ini.

Berbeda dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand, yang mengumumkan kasus virus korona lebih banyak, namun tak melakukan lockdown.

Meski demikian, negara-negara tersebut menerapkan seleksi ketat untuk menerima pendatang, termasuk warganya yang baru pulang dari wilayah dengan kasus virus korona tinggi. Biasanya pendatang yang baru masuk akan dikarantina selama 14 hari, sesuai masa inkubasi virus korona.

Indonesia juga memiliki kebijakan lain soal lockdown. Sejauh ini belum ada opsi untuk melakukan isolasi. Belakangan istilah ini diganti dengan PSBB, Pembatasan Sosial Berskala Besar.  Menurut dia, lockdown ada positif dan negatifnya. Dia menjelaskan lockdown yang dilakukan Jepang terhadap kapal pesiar Diamond Princess menunjukkan ragam dampak. Setelah diisolasi, penularan Covid-19 di kapal tersebut justru meningkat cepat.

Hal itu karena dengan isolasi akses kedatangan dan kepergian individu tertutup, sehingga angka penularan virus terhadap masyarakat akan meningkat. Selain itu pergerakan pemerintah akan terganggu dengan status lockdown.

Kecepatan penularan COVID-19 hingga menyebar ke 200 lebih negara menimbulkan kepanikan banyak pihak. Berbagai langkah/kebijakan pencegahan sudah dilakukan. Dari tingkat paling bawah yakni rumah tangga sampai ke pemerintah pusat. Adanya kebijakan lock down di beberapa negara yang diambil sebagai langkah kebijakan setelah mencoba langkah lain sebelumnya tidak berhasil menimbulkan euforia lock down di beberapa daerah lain di Indonesia. Sayangnya pemahaman yang terbatas pada makna lock down menimbulkan kelirumologi terhadap makna kata lock down itu sendiri baik secara homofon maupun homograf. Berikut homofon, homograf dan makna lain kata lock down dan istilah lain dalam COVID-19, yang bikin wk wk wk..cekaka.

  1. Lauk Daun, sebuah homofon dari kata lock down yang berarti makan lauknya dedaunan
    Tonton Videonya:
  2. Load Down
  3. Slow Down
  4. Calm down
    LIHAT Video Meme LUCU Lock Down 
  5. Lock Don’t yang berarti Tidak di Kunci
  6. Hand stabilizer